10 efek galau bagi kesehatan yang harus kamu ketahui - ternyata Galau berbahaya!! Hati - hati ya Masbro dan Mbakbro yang lagi galau berkelajutan.
Galau merupakan kondisi emosi negatif. Suatu emosi yang dirasakan oleh seseorang bisa jadi merupakan sebuah efek dari kadar hormon tertentu yang ada di dalam tubuh seseorang. Begitu juga sebaliknya, emosi negatif juga merangsang kelenjar Hypotalamus untuk menstimulasi hormon-hormon tertentu diproduksi berlebih. Padahal jika diperhatikan, hormon memberikan efek tertentu pada organ ataupun kondisi lainnya dalam tubuh. Hormon yang diproduksi dalam tubuh seseorang memberikan dampak sistemik dalam metabolisme.
Galau terus menerus berbahaya untuk kesehatan, bukan hanya kesehatan yang terkena, tetapi juga bagi kehidupan orang tersebut dan yang di sekitarnya, berikut 10 efek galau bagi kesehatan yang harus kami ketahui :
1. Detak jantung tidak beraturan
Galau merupakan kondisi emosi negatif. Suatu emosi yang dirasakan oleh seseorang bisa jadi merupakan sebuah efek dari kadar hormon tertentu yang ada di dalam tubuh seseorang. Begitu juga sebaliknya, emosi negatif juga merangsang kelenjar Hypotalamus untuk menstimulasi hormon-hormon tertentu diproduksi berlebih. Padahal jika diperhatikan, hormon memberikan efek tertentu pada organ ataupun kondisi lainnya dalam tubuh. Hormon yang diproduksi dalam tubuh seseorang memberikan dampak sistemik dalam metabolisme.
Galau terus menerus berbahaya untuk kesehatan, bukan hanya kesehatan yang terkena, tetapi juga bagi kehidupan orang tersebut dan yang di sekitarnya, berikut 10 efek galau bagi kesehatan yang harus kami ketahui :
1. Detak jantung tidak beraturan
Penyakit aritmia jantung disebut juga disaritmia, yaitu irama detak jantung yang abnormal, di mana jantung berdenyut tidak teratur, bisa terlalu cepat atau terlalu lambat. Gangguan irama detak jantung ini, bisa meningkatkan risiko stroke atau kematian mendadak.
Penyebab terjadinya aritmia atau detak jantung yang tidak beraturan ini, biasanya adalah adanya stres, latihan fisik berlebihan, konsumsi obat-obatan tertentu dan galau terus menerus juga bisa miningkatkan detak jantung yang tidak beraturan hingga masalah medis lainnya yang jarang terjadi.
Dalam kasus-kasus tertentu, aritmia dapat mengindikasikan adanya kondisi jantung seperti aritmia atau detak jantung yang memang abnormal (terlalu cepat maupun terlalu lambat), maupun kelenjar tiroid yang bekerja terlalu aktif (hipertiroid). Sehingga, diperlukan perawatan khusus.
Saat Anda cemas, lambung akan memproduksi asam lambung 3 kali lebih banyak daripada kondisi normal. Bila kondisi ini terjadi kecemasan secara terus menerus ditambah gaya hidup Anda tidak sehat, maka akan menyerang penyakit yang menyerang lambung, seperti maag, MALAH mungkin GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) (baca Pesona edisi Maret 2012). Kecemasan dan depresi dapat meningkatkan risiko penyakit yang menganggu katup penghubung antara lambung dan kerongkongan dimana asam lambung dapat menembus hingga saluran kerongkongan ini hingga empat kali lipat. yang juga memicu GERD. Menurut dr. Andri, gangguan lambung ini lebih sering dialami oleh para wanita daripada pria.
3. Neurodermatis
Dalam dunia medis, neurodermatis tidak memiliki penyebab lain, kecuali berasal dari pikiran. Rasa cemas berlebihan biasanya menjadi pencetus utama penyakit yang bisa menjangkiti permukaan kulit manapun ini. Pasien biasanya mengeluhkan rasa gatal yang timbul pada kulit sehingga menimbulkan keinginan untuk menggaruknya. Padahal sebenarnya tidak ada pemicunya, misalnya jamur atau alergi makanan. Awalnya, kulit terlihat normal, namun rasa gatal yang timbul keinginan menggaruk kemudian kegiatan menggaruk berulang-ulang menyebabkan kulit menjadi kering, bersisik, dan penebalan kulit yang membuatnya terlihat seperti eksim.
Dalam dunia medis, neurodermatis tidak memiliki penyebab lain, kecuali berasal dari pikiran. Rasa cemas berlebihan biasanya menjadi pencetus utama penyakit yang bisa menjangkiti permukaan kulit manapun ini. Pasien biasanya mengeluhkan rasa gatal yang timbul pada kulit sehingga menimbulkan keinginan untuk menggaruknya. Padahal sebenarnya tidak ada pemicunya, misalnya jamur atau alergi makanan. Awalnya, kulit terlihat normal, namun rasa gatal yang timbul keinginan menggaruk kemudian kegiatan menggaruk berulang-ulang menyebabkan kulit menjadi kering, bersisik, dan penebalan kulit yang membuatnya terlihat seperti eksim.
Bila Anda sering merasa nyeri dan kaku di bagian otot dan sendi bisa jadi Anda terserang fibromialgia. Awalnya, seperti rasa kaku yang muncul saat bangun pagi dan biasanya berlangsung selama beberapa bulan. Selanjutnyam akan sering merasa gelisah, lelah, dan mengalami gangguan tidur. Biasanya hanya daerah tubuh tertentu saja yang terjangkiti, seperti bahu, wajah, dada, leher. Lagi-lagi, gangguan ini lebih sering dialami wanita daripada pria, gejala yang paling signifikan adalah nyeri, terutama di daerah wajah. Namun, rasa nyeri ini tidak menyebabkan peradangan atau kerusakan pada jaringan tersebut. Penyebabnya kerap dikaitkan dengan kelelahan, rasa cemas, depresi, dan gangguan pencernaan. Meski tak menyebabkan artritis atau kerusakan jaringan otot, namun gangguan ini justru menyebabkan penurunan sel natural killer yang berfungsi untuk memusnahkan sel-sel asing seperti sel kanker atau yang terinfeksi virus. Kabar baiknya, fibromialgia tidak berbahaya, namun gejala yang terus muncul dapat menurunkan kualitas hidup Anda.
Selain keluhan diatas, beberapa keluhan akibat gejala psikosomatis yang juga biasanya menjangkiti masyarakat urban adalah masalah pencernaan. Seperti, diare yang bukan berasal dari bakteri makanan tapi dari pikiran Anda, susah buang air besar (kosntipasi), atau gabungan keduanya. Maksudnya, satu masa Anda akan mengalami diare, satu masa kemudian Anda bisa saja terserang masalah konstipasi.
Selain keluhan diatas, beberapa keluhan akibat gejala psikosomatis yang juga biasanya menjangkiti masyarakat urban adalah masalah pencernaan. Seperti, diare yang bukan berasal dari bakteri makanan tapi dari pikiran Anda, susah buang air besar (kosntipasi), atau gabungan keduanya. Maksudnya, satu masa Anda akan mengalami diare, satu masa kemudian Anda bisa saja terserang masalah konstipasi.
Stress atau galau
juga dapat memicu timbulnya sariawan. Ko bisa ya? Yups ternyata stress
menyebabkan daya tahan tubuh seseorang menurun sehingga rentan terhadap
penyakit kayak sariawan ini. Saya juga pernah mengalami hal ini. Faktor
pemicunya biasanya karena tuntutan pekerjaan dan banyaknya deadline.
Saya pernah mengalami sariawan parah sampai sakit dan benar-benar harus
bedrest. Pemicunya ternyata complicated, karena faktor perubahan hormon
pra-haid dan stress akibat banyaknya deadline yang harus dikejar.
Beginilah kalau keseringan multitasking hehe... Selain sariawan, stress
berat juga dapat menyebabkan kepala dan pundak menjadi berat, padahal
saya bukan pekerja angkat barang berat. Bahkan ngangkat galon ke kamar
di lantai 2 aja musti minta tolong orang lain ^^ Sehari-hari kalo lagi
gak ngajar lebih banyak di depan laptop. Mengajar hanya 2-3 jam sehari,
jadi lebih banyak nongkrong di depan laptop. Obatnya ternyata hanya satu
untuk faktor ketiga ini, easy going dalam menghadapi apapun. Pokoknya
jangan sampai stress deh. Semua pekerjaan harus dinikmati sehingga kita
menjadi enjoy. Stress yang sering saya alami ternyata hanya terjadi di
awal saya bekerja, mungkin karena masih adaptasi jadi saya belum bisa
enjoy.
6. Penyakit Diabetes
Penyakit diabetas merupakan suatu gejala berkurangnya fungsi tubuh sehingga tubuh mudah sekali merasa lemas. Diabetes sendiri ditandai karena meningkatnya suatu kadar gula darah di dalam tubuh dan biasanya timbulnya gejala tersebut akan ditandai dengan gejala seperti lemas, sering merasa mudah lapar, mudah haus, penurunan berat badan serta seringnya aktifitas buang air kecil.
Penyakit diabetas merupakan suatu gejala berkurangnya fungsi tubuh sehingga tubuh mudah sekali merasa lemas. Diabetes sendiri ditandai karena meningkatnya suatu kadar gula darah di dalam tubuh dan biasanya timbulnya gejala tersebut akan ditandai dengan gejala seperti lemas, sering merasa mudah lapar, mudah haus, penurunan berat badan serta seringnya aktifitas buang air kecil.
7. Penyakit Anemia
Penyakit anemia atau kekurangan sel darah merah dan biasanya penyebab umum keluhan rasa lemas adalah tipe anemia defiensi besi. Tipe anemia definisi besi sangat rentan dan banyak menimpa wanita daripada pria, karena wanita akan mengalami jumlah pendarahan ketika masa menstulasi ataupun pada wanita hamil. Timbulnya anemia tersebut diikuti dengan beberapa gejal seperti sakit kepala, pucat, mudah lelah, sering merasa lemas, sulit berkonsentrasi dan jantung berdebar debar. Orang yang menderita penyakit ini biasanya akan diketehui melalui beberapa pemeriksaan laboratorium untuk melihat kadar hemoglobin serta cadangan besi dalam tubuh.
Penyakit anemia atau kekurangan sel darah merah dan biasanya penyebab umum keluhan rasa lemas adalah tipe anemia defiensi besi. Tipe anemia definisi besi sangat rentan dan banyak menimpa wanita daripada pria, karena wanita akan mengalami jumlah pendarahan ketika masa menstulasi ataupun pada wanita hamil. Timbulnya anemia tersebut diikuti dengan beberapa gejal seperti sakit kepala, pucat, mudah lelah, sering merasa lemas, sulit berkonsentrasi dan jantung berdebar debar. Orang yang menderita penyakit ini biasanya akan diketehui melalui beberapa pemeriksaan laboratorium untuk melihat kadar hemoglobin serta cadangan besi dalam tubuh.
8. Penyakit Celiac
Penyakit celias yaitu suatu penyakit saluran cerna, khususnya pada usus kecil. Biasanya seseorang dengan penyakit tersebut tidak dapat menoleransi suatu makanan yang mengandung gluten – protein yang dapat ditemukan pada makanan sejenisn gandum, seral dan roti. Serta kandungan gluten juga dapat ditemukan pada vitamin, pelembab bibir dan obat-obatan. Timbulnya suatu penyakit tersebut dapat menimbulkan gejala seperti diare, penurunan terhadap berat badan, muntah, perut kembung, rasa lemas dan muntah.
Penyakit celias yaitu suatu penyakit saluran cerna, khususnya pada usus kecil. Biasanya seseorang dengan penyakit tersebut tidak dapat menoleransi suatu makanan yang mengandung gluten – protein yang dapat ditemukan pada makanan sejenisn gandum, seral dan roti. Serta kandungan gluten juga dapat ditemukan pada vitamin, pelembab bibir dan obat-obatan. Timbulnya suatu penyakit tersebut dapat menimbulkan gejala seperti diare, penurunan terhadap berat badan, muntah, perut kembung, rasa lemas dan muntah.
Galau juga bisa mengakibatkan Hipotiroid atau disebut juga kekurangan hormone tiroid (thyroxine) di dalam tubuh. sehingga hal ini dapat mengakibatkan metabolisme tubuh menurun, kulit menjadi kering, tidak tahan angin, nyeri otot, berat badan tubuh naik, cepat lelah.
10. Tidur Mendengkur
Pada penderita Obstructive sleep apnea syndrome (OSA) mampunyai kebiasan mendengkur ketika tidur. Penyebab gejal tersebut timbul karena adanya suatu penyumbatan pada aliran udara ketika bernafas, sehingga mengakibatkan asupan oksigen berkurang. Keadaan seperti ini dapat mengaibatkan mutu tidur yang kurang baik serta penderita akan merasakan kelelahan yang berlebihan pada siang hari.
Pada penderita Obstructive sleep apnea syndrome (OSA) mampunyai kebiasan mendengkur ketika tidur. Penyebab gejal tersebut timbul karena adanya suatu penyumbatan pada aliran udara ketika bernafas, sehingga mengakibatkan asupan oksigen berkurang. Keadaan seperti ini dapat mengaibatkan mutu tidur yang kurang baik serta penderita akan merasakan kelelahan yang berlebihan pada siang hari.
So, hentikan galaumu. Yuk lebih bersyukur terhadap berbagai nikmat yang kamu miliki, dan nikmati hidupmu!













Free Spins at the Best US Casino - Casino Roll
BalasHapusPlay online casino slots for real money. No deposit bonuses are 카지노로얄 what attract new players, xo 카지노 but there are 서산 휴게텔 plenty of ways 카지노 톡 to get 모바일 벳 365 started. Here are our tips to win big!